Kutitip rindu untuknya….
Kuingin memelukmu
Ku ingin menciummu
Kuingin mendekapmu erat
Kuingin tak melepasmu lagi…
Lagi…dan
Lagi.
Di manakah engkau berada?
Masihkah Kau mengarungi lautan ganas di luar sana?
Adakah Matahari yang membakar kulitmu?
Berapa lama lagi?
Berapa jauh lagi yang harus Kau tempuh untuk memenuhi amanah itu?
Oh………………
Hati merindu
Tak terbendung
Oh…dinginnya malam
Sampaikan salamku padanya
Oh…gelapnya malam
Sampaikan suara hati ini padanya
Oh…hati yang kalut secercah harapku tuk bertemu dengannya,
Oh……Ya Rabb…
Kutitip rindu untuk Bapak….
********************************************************************
Syair di bawah ini pasti tak asing lagi bukan?
Syair yang mengutarakn suara hatiku saat ini.
Semoga dia mendengar jeritan ini.
“Di matamu masih tersimpan selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak tua dan lelah, keringat mengucur deras
Namun kau tetap tabah
Meski nafasmu kadang tersengal
Memikul beban yang makin sarat
Kau tetap bertahan
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar legam terbakar matahari kini kurus dan terbungkuk
namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia”
Bapak………dalam hening kumerindu
Ya Rabb... “TITIP RINDU BUAT BAPAK”
Robiatul
18 April 2009
Kamar kos tercinta, Pondok NE
Pk.19.20 WITA
ILMU JARH WA TA’DIL (Mata Kuliah : Ulumul Hadits)
6 tahun yang lalu

1 komentar:
Bapak...
Aku, anakmu yang paling mirip denganmu.
Watak, keras!
Perawakan, hidung, alis, gigi, mata, kulit.
Kita sama.
Bapak...
Aku, anakmu yang kan selalu mencintaimu.
Kelak,
relakan Aku!
Lepaskan Aku di saat takdir itu datang.
DIA telah menyimpankan Imam untuk Anakmu ini.
Dia kan menjemput anak gadismu ini.
Dia akan membahagiakan Aku.
Yakinlah itu Bapak!
Aku tak kan jauh darimu!
Karena Hati ini masih bersamau, Bapak.
Pegang janjiku Bapak!
Dari Anakmu (bece-bece, congkang)
Masihkah Kau ingat itu Bapak?
Itu panggilan sayang kita.
Yah di antara kita.
Aku dan Bapak.
Ijinkan Aku pergi Bapak...
Posting Komentar
Ojo lali dikomen yo...!!!