Sabtu, 08 Agustus 2009

Teruntuk Sang "Aku"

Siapa Aku?

Aku mencoba diam, bernafas secara alamiah, membiarkan tubuh ini mengenali hubungannya dengan bumi.
Mencoba menyadarkan diri bahwa Aku bukanlah tubuh ini, bukan kepala, bukan hati(perasaan).
"Aku" adalah yg selalu sadar berada di atas perasaan, di atas tubuh ini, di atas pikiran, di atas rasa gelisah dan lelah.
"Aku" adalah makhluk mental yg berasal darir tiupan Ilahi yg suci.
Mencoba memejamkan mata, merasakan dan membedakan mana "Aku" yang sebenarnya.
"Aku" yang memperhatikan sensasi badan, seperti lapar, sakit, sensasi di kala senang, juga sedih.

"Aku" menyadari bahwa ternyata sebenarnya bukan "Aku" yang lapar, sakit dan sedih. Itu semua adalah instrumen yang dimliki oleh sang "Aku"
"Aku" adalah yang menguasai perasaan dan pikiran.
Dan...

Akhrnya Aku sadar.
Bahwa sang Aku adalah ruh yang murni, yang berada di atas esgala instrumen.
Mencoba melepaskan sang "Aku" dan bergerak untuk hadir menuju Zat Yang Maha Tak Terhingga.
Diam...
Tuk menangkap sensasinya.

Dan...
Aku yakin sekarang bahwa
"Aku" adalah ruh yg murni yang bersih, yang selalu sadar kepada Allah untuk kembali, innalillahi wainnailaihi rajiuun.

Ya Rabb...biarkan Aku selalu menyadari hal itu.
Biarkan Aku merasakan hidayah itu, nikmat terindah di saat Aku dapat bergerak menuju diri Mu.
Di saat Aku sadar bahwa tubuh, rasa ini hanyalah sebuah instrumen belaka.
Dan...
Aku menyadari bahwa Aku adalah ruh yg berasal dari tiupan Ilahi yang akan menangkap kalam-kalam Ilahi.





\/(^_^)\/ Kuti2p Rindu untuk Mu Ya Rabb.
CNQRabb


30 Juni 2009 pukul 08:38 WITA
Kampoang...
Robiatul

0 komentar:

Posting Komentar

Ojo lali dikomen yo...!!!